Indonesia: Krisis Identitas

In: Social Issues

Submitted By Ghalbudin
Words 3155
Pages 13
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 PENGANTAR
Pernahkah terlintas dalam benak Anda, mengapa Anda atau teman-teman Anda lebih senang menghabiskan waktu di Starbucks Coffee atau McDonald’s yang lebih terkesan sangat bergaya Barat? Padahal, selain porsi makanan yang disajikan oleh McDonald’s yang berasal dari California, Amerika Serikat itu jauh dari standart porsi makan kita juga memiliki rasa yang belum cukup untuk memanjakan lidah manusia Indonesia yang terbiasa dengan cita rasa dari campuran rempah-rempah yang membuat bangsa kita terjajah lebih dari empat abad.
Anda juga pasti mengenal iPod atau alat pemutar musik mp3 player lainnya, mengapa kita tidak berpikir bahwa gadget-gadget tersebut sudah tidak asing lagi. Sementara handphone yang kita gunakan pada umumnya, hampir semua menambahkan mp3 player sebagai media tambahan selain telepon dan SMS (Short Message System).
Terpikirkan juga kah, mengapa Anda atau teman-teman Anda menggunakan celana Jeans dalam waktu yang bersamaan? Tentu akan semakin mengherankan untuk mempelajari hal-hal kecil itu terjadi tanpa kesepakatan bersama.
Setelah kami hadirkan beberapa fakta kepada Anda sebagai awal dari makalah kami, tidak kah Anda terpancing untuk bertanya lebih jauh lagi? Makalah ini tepat untuk membantu Anda memahami, ada apa dibalik semua kejadian yang bersamaan ini.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Makalah kami ingin mengajak Anda mengetahui suatu fenomena yang mendunia, yang kemudian membentuknya menjadi suatu budaya atau kultur tren. Sehingga, hampir seluruh masyarakat secara bersamaan mengenakan celana Jeans, menggunakan iPod, atau bahkan menginvestasikan waktu luang mereka di Starbucks Coffee.
Berikut adalah gagasan-gagasan untuk memahami fokus makalah kami: 1) Apa itu Budaya? 2) Apa itu proses Globalisasi Budaya? 3) Faktor-faktor apa saja yang mendorong proses Globalisasi Budaya? 4) Apa dampaknya pada Kebudayaan…...

Similar Documents

Indonesia

...COUNTRY RISK ANALYSIS INDONESIA D Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono President (RI) Short facts : Short facts Official name Capital city Government type Currency Population Official language Geography The republic of Indonesia Jakarta Republic Rupiah (IDR) 236 million people Bahasa Indonesia 17,508 islands & 1,919,440 sq km of land area & coastline 54,716kms Continued... : Continued... Ethnicity GDP GDP per capita Revenues Expenses Inflation rate 85% muslims, 10% christians, 2% muslims US$932.1 billion US $3,900 $92.62 billion $98.88 billion 5.3% GDP growth : GDP growth Setting up Business Activities and a Company in Indonesia : Setting up Business Activities and a Company in Indonesia To establish a business in Indonesia, if you do not require a local legal entity for the investment proposed, you could choose to appoint an Agent or Distributor, or set up a Representative Office. Many foreign investors at the early stage of entering the Indonesia market choose to set up an Agency Agreement or Representative Office, then later after the business starts to grow they will apply for a Foreign Direct Investment Company (FDI) status. To establish a representative office, the company needs to issue 3 letters : To establish a representative office, the company needs to issue 3 letters Letter of Intent - stating the intention of the company to establish a representative office Letter of Appointment - stating the appointment of the chief representative Letter......

Words: 1647 - Pages: 7

Perekonomian Indonesia

...akan menganalisa mengenai proses akumulasi yang terjadi di Indonesia dan Brazil. Proses akumulasi adalah proses pemanfaatan sumber daya untuk meningkatkan produksi ekonomi, seiring dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakatnya. Variabel-variabel yang digunakan dalam proses akumulasi ialah : 1. Investasi (Akumulasi Modal Fisik, % terhadap GDP) Apabila pendapatan per kapita meningkat, maka tabungan domestik dan investasi domestik pun meningkat pula, hal ini dikarenakan semakin banyak masyarakat yang melakukan saving dan investing karena pendapatan mereka pun semakin banyak. Sebaliknya, apabila pendapatan per kapita meningkat maka aliran modal masuk mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan, negara tersebut merasa sudah memiliki cukup tabungan atau investasi domestik, sehingga mengurangi jumlah aliran modal yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri. a. Foreign Direct Investment Peningkatan rasio investasi terhadap GDP ( InvestmentGDP) dapat disebabkan karena meningkatnya Investasi Asing (Foreign Investment) dan Pinjaman Asing (Foreign Loan). Berikut ini adalah data Foreign Direct Investment Indonesia negara Indonesia dan Brazil. FOREIGN DIRECT INVESTMENT (%GDP) Country Name | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | World | 1,53 | 1,67 | 3,00 | 3,40 | 4,39 | 3,56 | 1,96 | 2,08 | 2,33 | Brazil | 1,84 | 2,74 | 1,75 | 1,78 | 3,26 | 3,07 | 1,94 | 2,49 | 2,89 | Indonesia | -0,25 | 0,74 | 2,92 | 1,35 | 1,60 | 1,83 | 0,90 |......

Words: 1904 - Pages: 8

Indonesia

...Indonesia Introduction Indonesia is a country located in Southeastern Asia between the Indian Ocean and Pacific Ocean. It has a strategic location astride major sea lanes and is an archipelago of 17,508 islands, some of which border Timor-Leste, Malaysia, and Papua New Guinea. The government system is a republic. The chief of state and the head of government is the President. Indonesia has a mixed economic system in which the economy includes a variety of private freedom, combined with centralized economic planning and government regulation. Indonesia is a member of the Asian Pacific Economic Cooperation (APEC) and Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Key Economic Facts Budget Expenditures: Budget revenues: Debt - external: Distribution Of Family Income GINI Index: Exports: GDP per capita, PPP: GDP, PPP: Imports: Industrial production growth rate: Inflation rate (consumer prices): Labor force: Population: Unemployment rate: $.15 trillion (2011) $.14 trillion (2011) $.19 trillion (2011) 36.80% (2009) $201.50 billion (2011) $4,667.96 (2011) $1.13 trillion (2011) $166.10 billion (2011) 4.10% (2011) 5.40% (2011) 117.40 million (2011) 248.65 million (2012) 6.60% (2011) Risk Assessment (Provided by Coface) Country rating: B - Political and economic uncertainties and an occasionally difficult business environment can affect corporate payment behaviour. Corporate default probability is appreciable. Business Climate rating: C - The business environment is difficult.......

Words: 510 - Pages: 3

Indonesia

...1 Latar Belakang Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa yang dibentuk oleh para pendiri bangsa yang secara resmi tercantum dalam alinea ke-empat Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan berasal dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri yang memang sudah mendarah danging bagi masyarakat Indonesia dalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur bangsa yang ditanamkan dalam lima sila ini memiliki peranan masing-masing yang saling mendukung dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang, namun karena maraknya globalisasi yang muncul menyebabkan nilai-nilai luhur bangsa ikut terkikis zaman, yang sebenarnya bila kita laksanakan pancasila dalam kehidupan sehari-hari nilai luhur pancasila itu tidak lekang dimakan zaman yang sudah bermacam-macam ini . Dewasa ini banyak sekali terjadi permasalahan dan penyimpangan dari nilai-nilai luhur bangsa yang disebabkan oleh tidak memilikinya sifat pancasila , khususnya Salah satu sila yang terdapat dalam pancasila yang mendukung mengenai cita-cita bangsa yang terdapat dalam alinea ke-dua Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 mengenai cita-cita bangsa “Negara yang merdeka , bersatu ,berdaulat , adil dan makmur” adalah sila ke-5 yaitu , “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Namun dalam perjalanan mencapai cita-cita bangsa penerapan pancasila tidak berjalan dengan baik , bahkan para petinggi negara pun dapat menjadi penghambatnya, sering kali dijadikan alasan untuk para penguasa yang seringkali......

Words: 1249 - Pages: 5

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pemersatu Bangsa

...Judul:BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS DAN PENYATU BANGSA MENGHADAPI PENGUBAH SOSIAL Pengarang:Mansoer Pateda Subjek:Sosiolinguistik BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS DAN PENYATU BANGSA MENGHADAPI PENGUBAH SOSIAL Mansoer Pateda IKIP Gorontalo 1. Fungsi Bahasa IndonesiaSeminar Politik Bahasa Nasional, 25-28 Februari 1975 di Jakarta, antara lain merumuskan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia (selanjutnya disingkat BI) berfungsi sebagai (1) lambang kebanggaan nasional, (2) lambang identitas nasional, (3) pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya bahasa, dan (4) alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1975:5). Dalam pergaulan internasional, BI mewujudkan identitas bangsa sebagai identitas fonik, di samping identitas fisik, yakni bendera merah putih dan garuda Pancasila. Beriringan dengan pesatnya perkembangan BI sebagai lambang identitas nasional, teraktualisasikan pula perkembangan bahasa daerah (selanjutnya disingkat BD) sebagai lambang identitas daerah yang keberadaannya diakui di dalam UUD 1945 yang secara bersamaan dengan BI menghadapi arus globalisasi. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak ada persaingan antara BI dan BD. Oleh karena itu, pemerintah tidak ragu-ragu mengonsepkan kurikulum muatan lokal yang memberikan peluang bagi sekolah-sekolah untuk mengajarkan BD di daerah masing-masing. 2. Identitas BangsaSosok yang menunjukkan bahwa dia adalah......

Words: 2391 - Pages: 10

Indonesia

...INDONESIA President: Susilo Bambang Yudhoyono (2004) Land area: 699,548 sq mi (1,811,831 sq km); total area: 741,096 sq mi (1,919,440 sq km) Population (2010 est.): 242,968,342 (growth rate: 1.1%); birth rate: 18.4/1000; infant mortality rate: 28.9/1000; life expectancy: 71.0; density per sq km: 130 Capital and largest city (2003 est.): Jakarta, 13,194,000 (metro. area), 8,389,443 (city proper) Other large cities: Surabaya, 3,038,800; Bandung, 2,733,500; Medan, 2,204,300; Semarang, 1,267,100 Monetary unit: Rupiah Geography Indonesia is an archipelago in Southeast Asia consisting of 17,000 islands (6,000 inhabited) and straddling the equator. The largest islands are Sumatra, Java (the most populous), Bali, Kalimantan (Indonesia's part of Borneo), Sulawesi (Celebes), the Nusa Tenggara islands, the Moluccas Islands, and Irian Jaya (also called West Papua), the western part of New Guinea. Its neighbor to the north is Malaysia and to the east is Papua New Guinea. Indonesia, part of the “ring of fire,” has the largest number of active volcanoes in the world. Earthquakes are frequent. Wallace's line, a zoological demarcation between Asian and Australian flora and fauna, divides Indonesia. Languages: Bahasa Indonesia (official), English, Dutch, Javanese, and more than 580 other languages and dialects Ethnicity/race: Javanese......

Words: 2274 - Pages: 10

Pengangguran Di Indonesia

...terjadi di seluruh negara di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pengangguran yang tinggi pada negara berkembang, seperti Indonesia, menjadi masalah yang sulit untuk dipecahkan.Sebuah negara tidak akan bisa lepas dari berbagai macam permasalahan yang berhubungan dengan warga negaranya. Terlebih lagi pada negara yang memiliki jumlah penduduk yang tinggi, seperti Indonesia. Masalah ketenagakerjaan, pengangguran, kenaikan harga atau yang disebut dengan inflasi, begitu juga kemisikinaan di Indonesia sudah merupakan masalah pokok bagi bangsa ini dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menghambat langkah Negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju. Pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara unuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengangguran di Indonesia sendiri dikarenakan di Indonesia masih banyak orang bermalas-malasan, dan berharap uang datang dengan sendirinya. Beberapa ada yag mempuyai niat untuk bekerja tetapi tidak memiliki kemampuan. Sedangkan sebaliknya ada juga orang yang memiliki kemampuan tetapi tidak mau menggunakan kemampuannya itu untuk bekerja. Pengangguran terjadi karena lebih banyaknya jumlah angkatan kerja dibandingkan lapangan pekerjaan. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan terjadinya pemutusan hubungan kerja, yang disebabkan antara lain; perusahaan yang menutup atau mengurangi bidang usahanya akibat krisis ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif; peraturan yang......

Words: 2947 - Pages: 12

Indonesia

...* Indonesia is a secular country in the sense that its political policies are not necessarily derived from religious teachings and that it does not have a single state religion. * Religion: play a very important role in Indonesian society. Indonesian nationals are obliged to adhere to one of the religions that have been selected by the government (Islam, Christianity, Catholicism, Hinduism, Buddhism and Confucianism), while atheism is not an option. Political decentralization: Brought more power to the regional governments and this development implied that regional decision-making has been more affected by the regional religious context. Muslim areas: implemented policies like regional banning of pork business or the obligation for women to ware the headscarf. President: Non-Muslim and also on 2001 Megawati Soekarnoputri became the first female Indonesian president in 2001, only a small minority rejected her based on certain Islamic doctrine that women cannot take leading positions. The Indonesian political system consists of three branches: • Executive branch: consists of the president, the vice president and the cabinet. ( Public vote elections) • Legislative branch: is the People’s Consultative Assembly. It has the power to set or change the Constitution and appoints (or impeaches) the president. • Judicial branch: Indonesia's judiciary system is the independent Supreme Court. It is the final court of appeal and also deals with disputes between......

Words: 521 - Pages: 3

Tawuran Pelajar Di Indonesia

...ANALISIS TAWURAN PELAJAR DI INDONESIA Disusun Oleh: Ivan Wahyu Ramadhan NIM K7515027 Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta 2015 Tawuran Pelajar di Indonesia I. PENDAHULUAN Tawuran antar pelajar merupakan fenomena sosial yang sering terjadi masyarakat di Indonesia. Bahkan ada sebuah pendapat yang menganggap bahwa tawuran merupakan hal yang tidak dapat lepas dari pelajar yang menginjak usia remaja. Tawuran antar pelajar sering terjadi di kota-kota besar yang seharusnya memiliki masyarakat dengan peradaban yang lebih maju. Para pelajar remaja yang sering melakukan aksi tawuran tersebut lebih senang melakukan perkelahian di luar sekolah daripada masuk kelas pada kegiatan belajar mengajar. Tawuran tersebut telah menjadi kegiatan yang turun temurun pada sekolah tersebut. Sehingga tidak heran apabila ada yang berpendapat bahwa tawuran sudah kebiasaan atau sudah menjadi tradisi pada sekolah tertentu. Kerugian yang disebabkan oleh tawuran tidak hanya menimpa korban dari tawuran saja, tetapi juga mengakibatkan kerusakan di tempat mereka melakukan aksi tersebut. Tentunya kebanyakan dari para pelaku tawuran tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan yang mereka timbulkan. Biasanya mereka hanya lari setelah puas melakukan tawuran. Akibatnya masyarakat menjadi resah terhadap kegiatan pelajar remaja. Keresahan tersebut sendiri merupakan kerugian dari tawuran yang bersifat psikis. Keresahan ini......

Words: 1632 - Pages: 7

Indonesia

...JAKARTA 101 FOR EPs ICX GCDP in AIESEC UI Jakarta, Indonesia! Jakarta in a Glimpse Jakarta is the Indonesia’s economic, cultural and political center. It is the most populous city in Indonesia and in Southeast Asia, and is the tenth-largest city in the world. It is seldom viewed as a center for tourism other than the old part of the city, which is a popular tourist destination. However the Jakarta authority saw the opportunity to develop the city's reputation as a service and tourism city. There are many new tourism infrastructures, entertainment centers, and international-class hotels and restaurants being built in Jakarta. Jakarta also possesses many historical places and cultural heritage. Chaotic, crowded, and cosmopolitan, Jakarta, the capital of Indonesia, is a city of contrasts. Home to millions of people from around the world, the city is a mixture of languages and cultures, poverty and wealth. The city boasts some of the best nightlife in Asia and some of the worst traffic. 1. Weather in Jakarta The weather in Jakarta is tropical with high humidity and lots of rainfall. Jakarta weather really only has two seasons, with a rainy season (November to June) and a dry season (July to October). Even during the dry season there are some rainy days. Wet season From November till June Jakarta experiences wet season. January is the wettest month of the year when it receives around 400 mm of precipitation. Moreover, the month witnesses......

Words: 3047 - Pages: 13

Indonesia

...Indonesia (Listeni/ˌɪndəˈniːʒə/ in-də-nee-zhə or /ˌɪndoʊˈniːziə/ in-doh-nee-zee-ə; Indonesian: [ɪndonesia]), officially the Republic of Indonesia (Indonesian: Republik Indonesia [rɛpublik ɪndonesia]), is a sovereign island country in Southeast Asia and Oceania. Indonesia is the largest island country in the world by the number of islands, with more than fourteen thousand islands.[8] Indonesia has an estimated population of over 255 million people and is the world's fourth most populous country and the most populous Muslim-majority country. The world's most populous island of Java contains 51% of the country's population. Indonesia's republican form of government includes an elected legislature and president. Indonesia has 34 provinces, of which five have Special Administrative status. The nation's capital city is Jakarta. The country shares land borders with Papua New Guinea, East Timor, and the Malaysian Borneo. Other neighbouring countries include Singapore, the Philippines, Australia, Palau, and the Indian territory of the Andaman and Nicobar Islands. Indonesia is a founding member of ASEAN and a member of the G-20 major economies. The Indonesian economy is the world's 16th largest by nominal GDP and the 8th largest by GDP at PPP. The Indonesian archipelago has been an important trade region since at least the 7th century, when Srivijaya and then later Majapahit traded with China and India. Local rulers gradually absorbed foreign cultural, religious and political......

Words: 455 - Pages: 2

Indonesia

...Photo of Anak Krakatau, the "Son of Krakatoa," during a minor eruption in Indonesia. flydime on Flickr.com Updated December 04, 2014. In the past two decades, Indonesia has begun to emerge as an economic power in Southeast Asia, as well as a newly democratic nation. Its long history as the source of spices coveted around the Indian Ocean world shaped Indonesia into the multi-ethnic and religiously diverse nation that we see today. Although this diversity causes friction at times, Indonesia has the potential to become a major world History Philippines Indonesia Trade Christianity Facts Jakarta Indonesia Capital and Major Cities: Capital: Jakarta, pop. 8,800,000 Major Cities: Surabaya, pop. 3,000,000 Medan, pop. 2,500,000 Bandung, pop. 2,500,000 Serang, pop. 1,786,000 Yogyakarta, pop. 512,000 Government: The Republic of Indonesia is centralized (non-federal) and features a strong President who is both Head of State and Head of Government. The first direct presidential election took place only in 2004; the president can serve up to two 5-year terms. The tricameral legislature consists of the People's Consultative Assembly, which inaugurates and impeaches the president and amends the constitution but does not consider legislation; the 560-member House of Representatives, which creates legislation; and the 132-member House of Regional Representatives who provide input on legislation that affects their regions. The judiciary includes not......

Words: 271 - Pages: 2

Ppn Indonesia

...JENDERAL PAJAK 2010 UU NO 42 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KETIGA UU PPN 1984 Oleh: Bambang Kesit Accounting Department, UII Yogyakarta, 21 Juni 2010 OUTLINE LATAR BELAKANG DAN TUJUAN PERUBAHAN UU PPN POKOKPOKOK PERUBAHAN UU PPN LATAR BELAKANG DAN TUJUAN PERUBAHAN UU PPN LATAR BELAKANG 1 2 3 • Perkembangan ekonomi yang sangat dinamis baik di tingkat nasional, regional, serta internasional; • Perkembangan transaksi bisnis; • Perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap barang dan jasa; 4 • Adanya gagasan untuk memberikan restitusi bagi pengusaha yang melakukan ekspor JKP dan BKP tidak berwujud; 5 • Adanya gagasan untuk mendorong turis asing untuk berbelanja lebih banyak di Indonesia dengan memberikan restitusi PPN atas barang yang dibeli oleh turis asing; 6 • Perubahan UU KUP. TUJUAN 1 Meningkatkan kepastian hukum 2 Menyederhanakan sistem PPN 3 Mengurangi biaya kepatuhan 4 Meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak 5 Mengamankan penerimaan pajak 6 Mengurangi distorsi dan peningkatan kegiatan ekonomi POKOK-POKOK PERUBAHAN UU PPN PASAL YANG DIUBAH DAN ATAU DI TAMBAH Pasal 1 : Definisi Pasal 9 : Pengkreditan Pajak Masukan Pasal 1A : Pengertian Penyerahan & bukan Penyerahan Pasal 11 : Saat terutang PPN Pasal 3A : Pengukuhan PKP & pengusaha kecil Pasal 12 : Tempat terutang PPN Pasal 4 Pasal 13 : Faktur Pajak : Objek PPN Pasal......

Words: 6159 - Pages: 25

Indonesia

...National Competitiveness Based on World Economic Forum Report and Doing Business Report THE INDONESIA CASE MAIN SOURCES: * World Economic Forum, Global Competitiveness Report 2015-2016 * World Bank, Doing Business Report 2015-2016 * “The Economist” * “The Age” * “CNBC, World Economy” * “Indonesia-Investments” LORENZO TRABACCHI 4502720 INDONESIA: A CASE OF COMPETITIVENESS The World Economic Forum approach: Indonesia case Overview According to the WEF Global Competitiveness Report 2015-2016, Indonesia has an overall position of 37 out of 140 countries, with a score of 4.52 from 1 to 7 and a positive trend line which shows the evolution in percentile rank since 2007. Even the rank among 2014-2015 economies was 37, while the GCI 2014-2015 rank was 34 out of 144 economies. The graph here, shows that, the GDP per capita in Indonesia, since 1990 to 2014, had always grown in parallel with but more than the average of other countries in the same regional area (Emerging and Developing Asia). Since 2012-2013, Indonesia has always grown in terms of GCI, moving from the 50th to the 37th position with a score shifted from 4.4 to 4.5. Overall position of the country in the regional area Behind Singapore (2nd), the five largest members of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)—namely Malaysia (18th, up two), Thailand (32nd, down one), Indonesia (37th, down four), the Philippines (47, up five), and Vietnam (56th, up 12)—all......

Words: 2602 - Pages: 11

Indonesia

...Indonesia is a unique country that consists of many ethnics with their manner and customs respectively. Nevertheless, the foundation of Indonesia is “Bhinneka Tunggal Ika” which means even we are different but we are still together. They also have several unique ways to solve their problem in an environment. The unique ways are musyawarah and gotong-royong. Musyawarah is the way of people in an environment to solve the problem in term of to make new role and to make a decision. This way usually is used in small environment such as RT (rukun tetangga). In musyawarah, all people are in the same level and they can give any comment or opinion. Usually, vote is the way to decide which action as the best option. They solving the problem to discuss it until mufakat (deal with a decision and no one harm of the decision). In the fact, some companies in Indonesia are using musyawarah to solve their own problem. Another action that very describing Indonesian is gotong-royong. Gotong-royong is the activity that does together in order to reach a goal or a team work. Usually, they do this stuff when they are cleaning their environment in small area. In several small towns, they do gotong-royong to make a new house of people. Maybe, some people think if gotong-royong does voluntarily, but honestly it is not true, they do it because they think if they help people now, when they need a help they can get it too. In a nutshell, musyawarah and gotong-royong is unique way of Indonesian......

Words: 293 - Pages: 2