Terserah

In: Business and Management

Submitted By chera
Words 3888
Pages 16
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 39 TAHUN 2008
TENTANG
PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 73 TAHUN 1992 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PERASURANSIAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang: a. bahwa dalam rangka menghadapi dan mengantisipasi perkembangan yang terjadi dalam industri perasuransian nasional, perlu dilakukan penyesuaian terhadap ketentuan penyelenggaraan usaha perasuransian; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.

Mengingat: 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3467); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 120, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3506) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3861).

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 73 TAHUN 1992 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PERASURANSIAN

Pasal 1
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 120, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3506) sebagaimana telah diubah dengan…...

Similar Documents

Perahu Kertas

...memanggil Kugy dengan tambahan ‘kak’. Masalahnya, kelakuan kakak perempuannya yang satu itu kurang layak untuk menyandang titel ‘‘kakak’’. Pintu penuh stiker di hadapan Keshia membuka. Kugy melongok dengan sebelah earphone-nya menjuntai. Bukannya buru-buru mengangkat telepon, dia malah menengok ke ibunya dulu, “Ma, gimana kalau aku ganti nama jadi Karma? Kan tetap dari ‘K’. Jadi nggak menyalahi aturan rumah ini.” Keshia ikut menengok ke ibunya dengan tatapan putus asa, “Tuh, kan, Ma? Dia aneh banget, kan?” Ibunya hanya mengangkat bahu sambil terus membaca. “Punya anak lima saja manggilnya suka ketukar-tukar, apalagi ada yang mau ganti nama. Malas, ah. Nanti saja kalau Mama sudah tua, sudah pikun. Jadi nggak ngaruh. Mau Karma, kek, mau Karno ... terserah.” Keshia dibuat melongo. Dia mulai menyadari dari mana keanehan Kugy itu berasal. Dengan logat British yang dibuat-buat, Kugy menjawab telepon. “Karma Chameleon speaking. Who is this?” Ada beberapa detik kosong sampai terdengar jawaban dari ujung telepon. “Gy? Noni, nih. Emang lu sangka siapa yang nelepon? Ratu Inggris?” 5 Mendengar suara Noni, mata Kugy langsung berbinar. Noni adalah sahabatnya sejak kecil. Dialah orang yang paling menunggu-nunggu Kugy selesai berkemas supaya bisa langsung cabut ke Bandung. Noni juga orang yang paling repot, persis seperti panitia penyambutan di kampung yang mau kedatangan pejabat tinggi. Dia yang mencarikan tempat kos bagi Kugy, menyiapkan jemputan, bahkan menyusun daftar acara mereka......

Words: 89668 - Pages: 359

Birch Company

...$400 berasal dari biaya lineboard dan corrugating medium. Biaya untuk lineboard dan corrugating medium adalah sebesar 60% dari harga jual. Maka, 70% x $400 x 60% = $128. Kemudian ditambah pengeluaran lain-lain= $ 400x30% = $120, maka total biaya $ 288. Biaya untuk West Paper Company totalnya sebesar $ 430, Biaya untuk Eire Paper $ 90x60% = $ 54 (Southern) ditambah $ 25 (Thompson), dan pasokan mereka sebesar $ 432-5-36 = $ 312, jadi total biaya sebesar $ 391. 2. Apakah Kenton harus menerima tawaran ini? Mengapa ya dan mengapa tidak? Jawab : Mr Kenton seharusnya tidak menerima tawaran dari West Paper karena tidak dalam kepentingan terbaik perusahaan, tetapi pada saat yang sama dengan kebijakan transfer yang ada, itu benar-benar terserah dia apa yang ada di kepentingan terbaik divisinya . Saya percaya ia harus menerima tawaran dari Thompson karena tidak hanya akan menghasilkan biaya terendah, tetapi juga akan mendorong membeli dari dalam perusahaan. 3. Haruskah wakil presiden Birch Paper Company melakukan suatu tindakan? Jawab : Wakil presiden Birch harus mengambil tindakan, tetapi tidak hanya melawan divisi ini. Saya pikir dia perlu untuk mengambil tindakan dalam rangka untuk memperbaiki masalah keseluruhan yang terkait dengan kebijakan harga transfer. Jika manajemen puncak diperlukan dapat memesan penerimaan tawaran lain. setiap divisi idealnya harus mengestimasikan harga normal pasar di luar dengan penyesuaian untuk biaya yang tidak terjadi di dalam......

Words: 653 - Pages: 3

Cinta Suci Zahrana

...Bu, ada apa? Apa uang kembalinya kurang?" "Tidak kok Mas. Mau tanya, sudah lama jualan kerupuk ya Mas? Kok kayaknya baru ke daerah ini." "Iya Bu. Sudah lama. Saya memang baru kali ini ke daerah ini. Biasanya saya beroperasi di daerah Mranggen, Plamongan Indah, Pucang Gading dan Penggaron saja," "O. Ini cari langganan baru ya?" "Bisa ya, bisa tidak." "Kok begitu." "Biasanya dagangan saya sudah laku di timur, tidak perlu sampai ke kampung ini. Saya jualan ke sini hanya karena sendiko dawuh saja sama Pak Kiai. Pak Kiai saya itu aneh, tiba-tiba saya diminta jualan di daerah ini, di Uziek Collection Uziek Collection Takbir Cinta Zahrana Takbir Cinta Zahrana perumahan ini. Dan anehnya Pak Kiai bilang hari ini saja. Besok-besok terserah." Jantung Zahrana berdegup kencang. Azan Maghrib mengalun. "Boleh tahu, siapa nama Mas?" "Nama saya Rahmad Bu. Sudah ya Bu saya jalan dulu. Sudah Maghrib, saya harus cari masjid." Penjual kerupuk itu mengayuh sepedanya ke arah suara azan berkumandang. Zahrana memandang punggungnya sampai hilang di kejauhan. "Diakah jodoh yang tanyanya dalam hari. ditakdirkan Allah untukku?" Zahrana lalu masuk kamarnya untuk siap-siap shalat Maghrib. Sebelum ia mengambil air wudhu hpnya berdering. Sebuah SMS masuk. Ia buka, "Ass wr wb. Bu ini Hasan. Alhmdulillah tadi sy sdh wisuda. Dan alhmdulillah sy dinobatkan sbg mhsw terbaik. Ini jg berkat doa dan bimbingan Ibu. Trm ksh sdh mmnjami referensi dll. Mhn doanya. Wassalam." Ia tersenyum. Ia bahagia......

Words: 12833 - Pages: 52

Cerpen 2

...semua adalah berkah Allah, saya hanya perantaranya saja”. Dan tanpa disadari oleh anggota keluargaku, Dian adikku ternyata menaruh kekaguman terhadap dokter muda ini. Aku yang menyadari hal tersebut hanya tersenyum. “Akan ada cerita cinta dalam penderitaanKu” seru batinku sambil tertawa geli. Kondisi badanku sudah mulai membaik, namun semangat hidupku yang sedang kacau balau ini membuat proses penyembuhanku berjalan lebih lama. Sehingga butuh waktu lebih lama bagiku untuk kembali sembuh. Sudah hampir 7 hari aku terbaring di rumah sakit ini. Secara bergantian Mama atau Papa dan Dian bergantian menjagaku, walaupun sudahku bilang bahwa aku tak perlu ditunggu namun ketiga orang tersebut tetap kekeh mau menemaniku. “Kalau sudah gini mah terserah mereka aja deh, lumayan ada yang ngurusin...hehehe”gumamku dalam hati. Sore itu Aku terbangun, dan perlahan ku dengar suara dua orang berbicara di balik pintu. “ah itu kayaknya suara Dian, tapi siapa yang sedang bicara dengannya?” ucap batinku. Perlahan Aku bangkit dari tempat tidurku dan menuju ke pintu untuk melihat siapa gerangan yang diajak bicara oleh adikku. Betapa terkejutnya aku ketika pintu terbuka dan sosok Vieka ada dihadapanku. Vieka pun terlihat sangat kaget, sepertinya dia tidak berharap bertemu dengan ku sore itu. “Hai Vie” sapaku lemah, “hai Mas Sofyan” jawab Vieka sambil tertunduk. Suasana canggung dan penuh kikuk menyelimuti kita berdua, bahkan kita betah lama-lama berdiri depan pintu. Kualihkan pandanganku ke......

Words: 4544 - Pages: 19

Analisis Finsnsial Ikan Gurame

...25% yaitu sebesar Rp 55.666.555. Nilai NPV tersebut mengandung pengertian bahwa jumlah net benefit yang akan diperoleh selama umur proyek 5 tahun yang dihitung berdasarkan nilai saat ini adalah 55.666.555. usaha ini layak untuk dijalankan karena nilai NPV sebesar Rp 55.666.555 > 0. 3.2 Internal Rate Of Return (IRR) Untuk menilai suatu usaha adalah dengan membandingkan nilai IRR dengan discount rate (suku bunga), yaitu bila IRR lebih besar dari suku bunga yang telah ditetapkan maka usaha tersebut diterima atau bisa dilaksanakan, namun bila IRR lebih kecil dari suku bunga maka maka usaha tersebut ditolak atau tidak bisa dilaksanakan, sedangkan bila IRR sama dengan suku bunga yang ditetapkan maka usaha tersebut dilaksanakan atau tidak terserah pengambil keputusan. Pada perhitungan cash flow didapatkan analisis sensitifitas IRR sebesar 39% . berarti usaha tersebut memberikan keuntungan sebesar 39% dari investasi yang ditanam. Selain itu nilai IRR yaitu sebesar 39 % > suku bunga 25% artinya usaha tersebut layak untuk dijalankan. 3.3 Net B/C Rasio Nilai Net B/C yang diperoleh adalah sebesar 1.25 yang mengandung arti perbandingan antara total nilai saat inidari penerimaan positif dengan nilai saat ini dari penerimaan negative adalah 1.25. Nilai Bet B/C tersebut juga berarti bahwa penerimaan yang diperoleh lebih besar daripada pengeluaran. Usaha ini layak karena nilai Net B/C sebesar 1.25 > 1. PENUTUP Kesimpulan 1. Teknik pembenihan ikan gurame di Unit Usaha......

Words: 2842 - Pages: 12

Agree

...memberikan ruang-pada intuisi. Kurang dari dua jam, seorang wanita tergopoh-gopoh sampai di lantai gedung itu. Napasnya masih terengah-engah. "Saya belum terlambat, kan?" tanyanya setengah panik* Reporter itu cepatcepat mengatur napas. Ia tidak punya banyak waktu untuk menenangkan diri. Menyusun konsep wawancaranya saja belum sempat. Tidak tahu apa jadinya nanti, sementara ia tahu persis kaliber seperti apa yang bakal dihadapi. "Silakan." Irma membukakan pintu. Wanita itu berusaha setengah mati untuk nampak tenang. Tidak menyangka dirinya akan langsung disambut dengan gerakan melihat jam tangan. "Selamat siang. Anda punya waktu satu jam sepuluh menit. Ferre," Re menjabat tangan wanita itu. Terasa sangat dingin. "Panggil saya 'Pak' atau 'Re', terserah." "Rana," suaranya bergetar. Perlahan ia mengeluarkan peralatannya: buku catatan, bolpoin, tape recorder. Ia memberanikan untuk melirik sedikit. Ternyata pria ini lebih tampan dari yang dibicarakan orang, dan dia pasti tidak tahu sosoknya sudah nyaris menjadi mitos. Hasil publisitas mulut ke mulut'akan sangat dahsyat bila beredar di segmen yang tepat, dan kepenasaranan akan profil pria ini bukan cuma lingkup antar kantor lagi, tapi sudah menjadi kepenasaranan massa. Bahan rumpian di salon atau klub kebugaran. Rana termasuk salah satu yang termakan. "Ada lagi yang kita tunggu?" Re me ngusik lamunan singkatnya. Saking gugupnya. Rana malah mengeluarkan gumaman-gumaman aneh. Ia sungguh tidak tahu harus memulai dari mana. Ini......

Words: 53406 - Pages: 214

Alexs Wish

...Eric jalan keluar kelas duluan. Alex mengikuti cowok itu dari belakang. Mereka lalu berhenti di koridor belakang sekolah yang agak sepi. “Ada apa, Lex?” tanya Eric. “Gue pengin lo ngejelasin lagi ucapan lo kemaren,” pinta Alex. Ia pengin memastikan sekali lagi maksud perkataan Eric tadi malam. “Oke. Alex, gue ini setan. Dan lo manusia yang terpilih buat gue bantu bersenang-senang sebelum mati,” jelas Eric, masih sama seperti yang dikatakannya kemarin. Berarti benar. Berarti semalam dia nggak mimpi. Bisa jadi semalam cowok itu benar-benar memakai baju merah, punya sayap hitam, dan bertanduk. “Kenapa gue yang dipilih?” “Gue nggak tau juga kenapa. Setahu gue bisa siapa saja, kebetulan aja orangnya elo.” “Kalo gue nggak mau?” tanya Alex. “Terserah elo. Yang rugi kan elo, bukan gue,” kata Eric tersenyum. Alex menatap Eric sesaat. Senyum cowok itu seolah mengatakan, rugi banget kalo nggak lo ambil kesempatan ini, Lex. “Seperti apa rasanya mati?” tanya Alex. Tawaran kematian Eric benar-benar menggoda. Ambil atau nggak, ya? “Lo nggak tinggal di bumi, tapi di langit. Kalo lo baik, lo masuk surga, kalo nggak, berarti lo bakal hidup di neraka. Nggak ada bedanya sih,Lex, antara hidup dan mati. Asyik malah, karena semua yang lo benci di dunia, lo tinggalin,” jelas Eric lagi. Alex mencoba berpikir sesaat. Emang menyenangkan meninggalkan orang yang kita benci, tapi bagaimana dengan orang yang kita sayangi? “Memang orang yang lo sayangi, sayang sama lo?” sindir Eric. “Gue nggak......

Words: 37587 - Pages: 151

Soal

...membawa kepada cahaya pentingnya komunikasi. Pastikan semua anggota tim menyadari protokol untuk berkomunikasi dalam lingkungan tim virtual, memahami harapan, dan jelas tentang keputusan proses pembuatan. Ini penting dalam jenis struktur tim yang Anda sebagai manajer proyek memberikan kredit kepada anggota tim yang tepat untuk kinerja mereka dan tindakan pada proyek. Anda mungkin menjadi satu-satunya yang sepenuhnya memahami kontribusi individu anggota tim telah dibuat. Ketika tim co-located, anggota memiliki kesempatan untuk melihat sendiri upaya luar biasa orang lain membuat pada proyek. Anggota tim virtual tidak selalu tahu apa yang rekan satu tim mereka telah memberi kontribusi ke proyek (atau tingkat usaha mereka sudah diberikan), jadi terserah pada Anda untuk membiarkan semua orang tahu tentang kinerja yang luar biasa. ------------------------------------------------- Top of Form Memperoleh output dari Tim Proyek Keluaran yang dihasilkan dari proses Memperoleh Proyek Tim adalah staf proyektugas, sumber dayaketersediaan, dan update staf manajemen rencana. Kemampuan Anda untuk mempengaruhi pemilihan sumber daya (menggunakan tekniknegosiasi) akan dampak output staf proyek tugas. Setelah menentukan unsur-unsur seperti peran dan tanggung jawab, meninjau praktek-praktek perekrutan, dan negosiasi untuk staf, Anda menetapkan proyek anggota tim untuk kegiatan proyek. Seiring dengan output ini, sebuah direktori tim proyek ini diterbitkan daftar nama semua anggota tim proyek dan......

Words: 6965 - Pages: 28

Analisis Kampung Pulo

...berbagi asumsi teori kontingensi bahwa perubahan terbentang berbeda dari waktu ke waktu dan sesuai dengan konteks di mana organisasi menemukan dirinya. Namun, perusahaan itu bagian dari teori kontingensi berasumsi “perubahan tidak seharusnya dan tidak dapat dipadatkan, atau dilihat sebagai rangkaian kegiatan linear dalam jangka waktu tertentu; sebaliknya, hal ini dipandang sebagai suatu proses berkelanjutan” (Burnes, 1996: 187). Oleh karena itu perubahan adalah “proses yang terbentang melalui interaksi beberapa variabel (konteks, proses politik dan konsultasi) dalam sebuah organisasi” (Burnes, 1996: 187). Directing bukan merupakan pilihan seperti “tidak ada resep sederhana untuk mengelola transisi agar dapat berhasil” (Burnes, 1996: 187). Terserah manajer perubahan untuk menavigasi jalan melalui kompleksitas ini dengan mengidentifikasi berbagai pilihan terbuka bagi mereka, mengumpulkan dan memantau informasi dan membantu diri mereka dengan sumber daya yang tepat (Burnes, 1996: 189-192). 3. 2 RESISTANCE TO CHANGE (CHAPTER 6) Salah satu penyebab kurangnya keberhasilan perubahan organisasi adalah penolakan terhadap perubahan. Beberapa orang memiliki tanggapan yang kuat tentang resistence, Maurer menegaskan bahwa "penolakan dapat membunuh perubahan".Sementara Foot Colorfully mendeskripsikan resistence sebagai salah satu yang "menjijikan, penyakit yang paling melemahkan atau paradoks yang sama dengan membunuh kemajuan dan niat baik. Sedangkan Gaisler menggambarkan orang yang......

Words: 5940 - Pages: 24

Agency Theory

...perusahaan yang mencerminkan mereka keadaan ekonomi, sosial, hukum dan budaya sendiri dan dengan pasar peserta ketika mereka mengembangkan praktek mereka sendiri. Principle (shareholders) yang evolusioner sekarang harus ditinjau terkait perubahan signifikan dalam keadaan. Untuk tetap kompetitif dalam mengubah dunia, perusahaan-perusahaan harus berinovasi dan beradaptasi praktik tata kelolanya sehingga mereka dapat memenuhi tuntutan baru dan memahami baru peluang. Demikian pula, pemerintah memiliki tanggung jawab penting untuk membentuk suatu kerangka peraturan yang efektif yang menyediakan cukup fleksibilitas untuk memungkinkan pasar untuk berfungsi secara efektif dan untuk menanggapi harapan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Terserah pemerintah dan pelaku pasar untuk memutuskan bagaimana menerapkan Principle (shareholders) ini untuk mengembangkan kerangka kerja mereka sendiri dan tata kelola perusahaannya, dengan rekening biaya dan manfaat dari regulasi. Dokumen berikut ini mencakup bidang-bidang berikut: I) Memastikan dasar untuk kerangka kerja tata kelola perusahaan yang efektif; II) Hak pemegang saham dan fungsi kepemilikan kunci; III) Adil pengobatan pemegang saham; IV) Peran stakeholder; V) Pengungkapan dan transparansi; VI) Tanggung jawab dewan. Setiap bagian dipimpin oleh seorang Principle (shareholders) tunggal yang muncul dalam huruf miring tebal dan diikuti oleh sejumlah pendukung sub-principle (shareholders). Isi......

Words: 20426 - Pages: 82

Manajemen Pemasaran

...pada Nana. Ditambah lagi aku tak belajar semalam. Aku hanya mengandalkan teman-temanku saja. Mereka pasti juga mengerti posisiku sekarang ini. Waktu begitu cepat berlalu, kini aku memasuki masa libur sekolah. Setiap hari kegiatanku hanya membersihkan makam Nana. Jujur, dalam hati rasanya sesak. Aku bingung apa yang saat ini aku perbuat. Aku bagai orang gila yang tak tahu arah. Aku ingin mencari pelampiasan atas semua ini. Aku ingin bebas dari hidupku yang dipenuhi rasa sesal. *** Malam itu aku menemui temanku, panggil saja Ryan. Ryan adalah mahasiswa di Universitas dekat rumahku. Aku mencurahkan semua semua kegelisahan hatiku padanya. Aku ingin bebas dari bayang-bayang Nana. “Ndy, aku kenalin cewek aja ya? Mau nggak?” kata ryan. “Terserah kamu Yan,” “Nih aku kasih nomornya, besok ajak ketemuan aja. Hehe” “Ya,” Keesokan harinya aku bertemu wanita itu. Namanya Alvi, ia cantik, bahkan lebih cantik dari Nana. Mungkin karena umurnya memang lebih tua dariku, jadi aku melihatnya seperti wanita dewasa. Kami mrengobrol di sebuah café. Percakapan kami berlangsung cukup lama. Aku berpikir bahwa aku cocok dengannya. Setelah obrolan yang panjang, aku tak langsung mengantarnya pulang. Ia mengajakku ke kempat karaoke. Di ruangan ini hanya ada Alvi, aku, dan setan yang berada di antara kami. Sejenak aku bisa melupakan Nana dan hanya memandang Alvi sebagai wanita satu-satunya. “Thanks Ndy,” ucap Nana. Aku membalasnya dengan senyuman, kemudian Alvi masuk rumah. Aku......

Words: 2654 - Pages: 11

Islamic Financial

...Berhubung Sistem Kewangan Islam sama sekali tidak melarang umatnya terlibat dalam industri kewangan malahan galakkan turut diberi. Perkara ini dapat dilihat berdasarkan firman Allah SWT : Terjemahan : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni- penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Jual beli seperti yang terkandung dalam ayat di atas merupakan salah satu instrumen dalam kewangan. Dengan memerhati ayat ini, maka dapat diketahui setiap kegiatan kewangan terdapat batasan-batasan syariat yang perlu dipatuhi. Setiap kejadian itu diciptakan berpasangan, maka dalam industri kewangan setiap yang halal mestilah erdapat pula perkara yang haram (ditegah). Menurut Ab Mumin Ab.Ghani, sistem kewangan Islam hendaklah berasaskan kepada falsafah agama Islam kerana ia sebahagian daripada tuntutan agama. Islam menghendaki penganutnya menerima agama ini sebagai al-Din dalam erti kata lain agama yang......

Words: 5517 - Pages: 23

Task

...lainnya. Vito : tumben lu dam...istirahat di kelas Andy : biasa...nyari suasana baru..hehe Vito : kayanya gw liat....lagi akur nih sama si Ade...(senyum) Andy : biasa lah nih anak...sok ngajarin gw Vito : widih...ngajarin apaan emangnya.. Andy : di suruh nabung, trus uang tabungannya di bagiin ke yang ngga mampu kaya dia gitu Vito : wah..itu sih ke enakan dia (sambil tertawa) Ade : ya...saya kan hanya sekedar ngasih saran saja, urusan mau atau ngga nya itu terserah Andy. Vito : sudah, jangan urusin kehidupan kita, urusin aja hidup lu, kenapa hingga saat ini lu ngga mampu seperti kami (nada sinis) Andy : dengerin tuh apa kata sahabat gw...Vito (sambil tos) Sepuluh menit menjelang waktu masuk tiba, datanglah Prins sahabat Ade sambil membawa makanan siomay untuk diberikan kepada Ade teman sebangkunya. Prins : wah...ada apa ini kayanya seru bener ngobrolnya...tumben kalian istirahat di kelas (tanya Prins kepada Andy dan Vito) Vito : terserah kita dong...mau istirahat di mana aja Prins : ya terserah, ngga ada yang larang, cuman kelihatannya aneh aja Andy : urusin tuh temen lu.... Prins : kenapa dengan Ade? Vito : gini loh, si Ade udah nyuruh sahabat sejati gw buat nyumbangin sisa uang jajannya, ya...Andy ngga mau lah,, Prins : kaya gitu aja dipermasalahin, niat Ade kan baik sebagai temen, ya..ada baiknya saling mengingatkan Vito : ah...lu sama aja kaya dia....sukanya ngemis ya..(emosi) Ade : astagfirullah...sabar (dalam hati) Prins : oh......

Words: 929 - Pages: 4

Asasasa

...dengan ketus bahwa dia tidak takut. Becak berhenti di depan rumah Supervisor. Slamet justru tampak ragu-ragu. Slamet meminta Susi menghentikan langkahnya. Susi balik bertanya kenapa? Ahirnya Susi memasuki halaman Rumah Supervisor diikuti Slamet. Susi mengtuk pintu tetapi tidak ada jawaban. Susi mengetuk pintu masih tiadak ada jawaban. Slamet menjadi tidak Sabar dan menyurh untuk pergi saja. Susi justru bertanya kenapa? Apakah Slamet takut? Seteleh mengetuk pintu lagi dan tidak ada jawaban Susi pergi menuju becak diikuti Slamet. Slamet kemudian bertanya apakah bisa pergi ke pasar burung sekarang? Susi tidak menjawab. Slamet menegaskan bahwa  dia harus beli makanan burung karena hanya dia yang mungurus burungnya. Susi hanya bisa menjawab, Terserah!!! EXT. PARKIRAN NGASEM. DAY Slamet memarkir becaknya kemudian mengangkat bagian belakang becak agar Susi bisa turun. Karena Susi tidak kunjung turun Slamet menyurh Susi untuk turun, tetapi Susi tidak mau karena dia tidak mau ikut. Slamet tampak menahan emosi kemudian berjalan ke depan. Slamet mempertanyakan Susi kenapa sekarang menjadi rewel padahal dulu waktu pacaran Susi tidak pernah rewel. Susi membantah ucapan Slamet begitu juga Slamet mempertahankan pendapatnya. Slamet mengatakan bahwa dia menikahi Susi karena Susi tidak pernah rewel ato neko-neko. Slamet juga bilang dulu Susi juga sering nganterin beli makanan burung kenapa sekarang tidak mau? Akhirnya Slamet mempertanyakan alasan Susi menikahi dirinya, kenapa tiba-tiba Susi......

Words: 1337 - Pages: 6

Mencari Putri, the Musical Drama Script

...Putri….kamu dengarkan ayah dulu..*berusaha tenang*. Kamu tidak kenal siapa Antonio itu. Jangan gegabah! Hidup di Singapura itu tidak mudah..ayah tahu apa yang ada di sana dan yakin sekali kalau kamu belum siap. Putri: Ayah, Putri sudah besar dan Putri berhak untuk menentukan masa depan sendiri! Ayah: Tapi ini sangat salah Putri maksud ayah itu…*langsung dipotong sama Putri* Putri: Pokoknya tidak mau tahuu…Putri mau ke Singapura! Titik! Ayah jangan egois donk! Emang Ayah tidak suka Putri bahagia yah? Ayah: Sejak kapan ayah tidak mau kamu bahagia? Semua permintaan Putri selalu ayah turuti! Tapi untuk permintaan yang satu ini, ayah benar2 tidak setuju! Putri: Ayahhhhhh! Baiklah kalau begitu..Putri akan kabur dengan Antonio ke Singapur! Terserah ayah mau setuju atau tidak setuju.. Ayah: Sekali tidak tetap tidak! Kamu jangan berani2nya yah melawan ayah! Putri: Makanya ayah harus turuti permintaan Putri…katanya ayah sayang sama Putri! Kalau ibu masih hidup pasti dia setuju! Ayah: Putri! Jangan bawa2 nama ibu kamu yah! Kamu tahu tidak seberasa susahnya Ayah besarin kamu tanpa ibu kamu? Putri: Loh? Jadi Putri itu beban? Kalau begitu mestinya Putri dibiarkan aja mati waktu kecil atau dikasih ke keluarga laen kek! Ayah: Putri! Kalau bicara jangan sembarangan yah! Jangan kurang ajar sama ayah! *uhuk2* Putri: Putri cuma minta supaya ayah ijinin Putri ke Singapura bersama Antonio. Itu saja! Memangnya susah? Ayah tidak percaya sama Putri? Ayah: Ayah percaya sama Putri......

Words: 10404 - Pages: 42